
Jakarta – Mengecilkan lingkar perut tidak cukup hanya mengandalkan satu jenis makanan atau minuman. Pola makan seimbang, aktivitas fisik, tidur yang cukup, dan pengaturan kalori tetap menjadi faktor utama dalam mengurangi lemak tubuh.
Meski begitu, beberapa bahan herbal dan rempah dapat dijadikan pilihan minuman pendamping dalam pola hidup sehat. Bahan-bahannya pun relatif mudah ditemukan dan dapat diracik sendiri di rumah.
Penumpukan lemak terjadi ketika energi yang masuk dari makanan dan minuman lebih besar daripada energi yang digunakan tubuh. Faktor lain seperti aktivitas fisik, metabolisme, serta genetik juga ikut memengaruhi penyimpanan lemak.
Ketika asupan kalori dikurangi dan aktivitas fisik ditingkatkan secara konsisten, tubuh akan menggunakan cadangan energinya sehingga ukuran sel lemak dapat berkurang. Proses inilah yang pada akhirnya dapat membantu mengecilkan lingkar pinggang.
Beberapa minuman berbahan rempah berikut bisa menjadi alternatif untuk melengkapi kebiasaan sehat tersebut.
1. Seduhan Kayu Manis dan Peppermint
Kayu manis kerap digunakan sebagai campuran makanan maupun minuman. Rempah ini juga dapat dipadukan dengan daun peppermint untuk menghasilkan minuman yang menyegarkan.
Peppermint dikenal dapat membantu meredakan rasa tidak nyaman akibat kembung dan mendukung pencernaan.
Untuk membuatnya, rebus dua batang kayu manis atau sekitar satu sendok makan bubuk kayu manis bersama segenggam daun peppermint dalam air selama 5-10 menit. Setelah itu, saring dan nikmati selagi hangat.
2. Teh Hijau dengan Lemon dan Chia Seed
Teh hijau mengandung antioksidan serta kafein yang membuatnya populer sebagai minuman pendamping gaya hidup sehat.
Tambahan lemon dan biji chia dapat membuat minuman ini lebih kaya rasa sekaligus menambah kandungan serat.
Cara membuatnya cukup sederhana. Seduh satu kantong teh hijau bersama beberapa irisan lemon selama sekitar lima menit. Kemudian masukkan satu sendok makan chia seed dan diamkan selama 10-15 menit hingga bijinya mengembang.
Minuman ini dapat dikonsumsi tanpa tambahan gula agar asupan kalorinya tetap rendah.
3. Madu dan Kayu Manis
Campuran madu dengan kayu manis juga sering digunakan sebagai minuman herbal rumahan.
Kayu manis memiliki berbagai senyawa alami, sedangkan madu memberikan rasa manis sehingga dapat digunakan dalam jumlah sedikit sebagai pengganti gula.
Campurkan setengah sendok teh kayu manis dan satu sendok teh madu ke dalam secangkir air panas. Aduk hingga tercampur rata dan biarkan suhunya turun sebelum diminum.
Perlu diingat, madu tetap mengandung gula sehingga jumlah penggunaannya sebaiknya tidak berlebihan.
4. Seduhan Bawang Putih
Bawang putih tidak hanya berguna sebagai bumbu masakan. Bahan ini juga kerap dimanfaatkan dalam berbagai racikan herbal.
Untuk membuat minuman sederhana, hancurkan satu hingga dua siung bawang putih, kemudian rebus bersama satu gelas air selama 5-10 menit. Saring sebelum diminum.
Minuman tersebut dapat dikonsumsi hangat maupun setelah didinginkan. Namun, bawang putih bukan pengganti pola makan sehat dan olahraga dalam proses menurunkan berat badan.
5. Rebusan Daun Jati Belanda
Daun jati Belanda telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional dan berbagai produk herbal.
Salah satu cara mengolahnya adalah merebus tujuh lembar daun jati Belanda dengan sekitar 1,5 gelas air. Masak hingga airnya berkurang menjadi kurang lebih satu gelas, kemudian saring.
Jika ingin menambahkan rasa manis, madu dapat digunakan dalam jumlah sedikit. Meski demikian, penggunaan herbal secara rutin sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan kondisi kesehatan dan anjuran tenaga medis.
6. Racikan Kunyit dan Jahe
Kunyit dan jahe merupakan dua rempah yang cukup populer dalam minuman herbal. Kunyit mengandung kurkumin, sementara jahe memiliki senyawa aktif yang telah banyak diteliti terkait manfaatnya bagi tubuh.
Keduanya dapat dibuat menjadi minuman dengan tambahan sedikit lada hitam.
Blender kunyit, jahe, sedikit lada hitam, dan air hingga halus. Setelah itu, saring dan simpan dalam wadah tertutup di dalam kulkas.
Racikan sebaiknya dibuat dalam jumlah secukupnya dan tidak disimpan terlalu lama. Jangan pula menganggap minuman ini sebagai cara instan untuk menghilangkan lemak perut.
7. Air Lemon dengan Sedikit Madu
Perasan lemon yang dicampur air hangat dapat menjadi minuman sederhana dengan rasa segar. Lemon juga merupakan sumber vitamin C.
Untuk membuatnya, campurkan perasan setengah buah lemon dengan satu gelas air hangat dan tambahkan satu sendok teh madu jika diperlukan.
Minuman ini tidak secara khusus membakar lemak perut. Namun, jika digunakan sebagai pengganti minuman manis berkalori tinggi, air lemon dapat membantu mengurangi asupan kalori harian.
Tidak ada keharusan meminumnya ketika perut kosong. Waktu konsumsinya dapat disesuaikan dengan kenyamanan masing-masing.
8. Air Rendaman Ketumbar
Biji dan daun ketumbar juga dapat digunakan untuk membuat minuman sederhana.
Caranya, rendam sekitar dua sendok teh biji ketumbar bersama segenggam daun ketumbar dalam segelas air selama semalaman. Saring airnya pada pagi hari sebelum dikonsumsi.
Minuman ketumbar kerap digunakan sebagai bagian dari kebiasaan tradisional untuk membantu pencernaan. Namun, manfaatnya dalam menghilangkan lemak perut secara langsung belum dapat dianggap sebagai pengganti metode penurunan berat badan yang sudah terbukti.
Jangan Hanya Mengandalkan Ramuan Herbal
Berbagai minuman berbahan rempah di atas dapat menjadi bagian dari pola makan yang sehat, tetapi tidak ada satu ramuan yang secara ajaib dapat menghilangkan lemak perut.
Penurunan lemak tubuh terutama dipengaruhi oleh keseimbangan antara kalori yang masuk dan energi yang digunakan. Karena itu, hasil yang lebih berkelanjutan dapat diperoleh dengan mengatur porsi makan, memperbanyak makanan bernutrisi, membatasi minuman tinggi gula, serta rutin melakukan aktivitas fisik.
Bagi orang yang memiliki penyakit tertentu, sedang mengonsumsi obat, hamil, atau ingin mengonsumsi herbal secara rutin, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau tenaga kesehatan. Hal ini penting untuk menghindari kemungkinan interaksi maupun efek samping yang tidak diinginkan.
